Daerah Featured

Nelayan Tradisional VS Trawl Terjadi Kembali di Perairan Bengkulu Utara

Nelayan Tradisional VS Trawl Terjadi Kembali di Perairan Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, GC – Bentrokan nelayan tradisional dengan nelayan kapal trawl terjadi kembali di perairan Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Jum’at (25/12/2020).

Akibat insiden tersebut, tiga orang ABK Kapal Trawl mengalami luka bacok dan tiga orang nelayan tradisional dari Desa Urai, Desa Serangai dan Desa Pasar Palik mengalami luka tembak.

Camat Kecamatan Batik Nau, Syabani, didampingi Kapolsek Batik Nau Iptu Alexander saat dikonfirmasikan oleh awak media membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut Syahbani, tiga ABK kapal trawl dan tiga nelayan tradisional mengalami luka serius sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit Lagita dan rumah sakit Bhayangkara.

“Ya, Memang benar. Untungya tidak ada korban jiwa, hanya saja tiga ABK Kapal trawl dan tiga nelayan tradisional mengalami luka serius, dan saat ini sudah dibawa ke rumah sakit Lagita Ketahun. Sedangkan, tiga orang ABK kapal trawl juga sudah dirujuk ke Bhayangkara Bengkulu,” terang Syabani.

Lanjut Syabani, insiden tersebut terjadi berawal ABK Kapal trawl melakukan penembakan terhadap tiga orang nelayan tradisioanal yang datang melarang serta menahan Kapal trawl agar tidak menangkap ikan di perairan laut di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.

Namun, nelayan kapal trawl melakukan perlawan dengan nelayan tradisional. Sehingga bentrok sesama nelayan tidak dapat terelakan lagi. “Semoga persoalan ini ada jalan keluarnya,” pungkas Camat Batik Nau. (Ben)

Related posts

PT. PMN Sosialisasi Tambang Batu Bara di Desa Gunung Selan

Beni Irawan

Masih Dalam Penyelidikan Kejari, DPRD Sidak Ke Lokasi PT PMN

Beni Irawan

Anggaran Bengkulu Utara Tahun 2021 Akan Dipangkas Sekitar Rp 48 M

Beni Irawan

Leave a Comment

15 + two =