Daerah

Amandeka : “Bukan Tugu Seksi, Tapi Tugu Amanah”

Bengkulu Utara, garudacitizen.com – Tugu Amanah atau yang sering disebut oleh masyarakat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama ini dengan sebutan tugu seksi . Akhirnya tahun ini mendapatkan respon positif dari pemerintah daerah untuk dilakukan perehapan.

Menurut Amandeka, yakni salah seorang tokoh pencetus berdirinya Tugu sebagai simbol kota arga makmur tersebut, Kamis (15/06/2017) yang sedang berdiri memantau di lokasi tugu bersama dengan kepala dinas pekerjaan umum Bengkulu Utara mengatakan, bahwa tugu amanah atau tugu seksi itu sudah sepantasnya untuk dilakukan rehabilitasi.

Sebab, sejak mulai berdirinya tugu tersebut, hingga sekarang belum pernah dilakukan renovasi. Padahal, tahun-tahun sebelumnya sudah beberapa kali mengusulkan dengan pemerintah daerah untuk dapat dilakukan perehapan, namun baru sekarang mendapatkan respon.

“Tugu ini sudah sepantasnya direhab, Karena disinilah tonggak sejarah berdirinya Ibu kota Bengkulu Utara. Dimana tugu ini dahulunya diresmikan oleh Amir Mahmud, pada tanggal 8 oktober 1976,” ujar Amandeka

Lanjut Amendeka, jika nanti pada saat perehaban tugu amanah tersebut ada terjadi sedikit perubahan yang harus disesuaikan namun tidak akan merubah bentuk aslinya,hanya saja merubah bentuk kainnya, agar patung tersebut tidak lagi terkesan seksi.

“Memang ada perubahan sedikit yakni bentuk kainnya, sebab kainnya tidak seperti itu makanya kita minta ubah, agar tidak ada kesan patung sejarah kita patung seksi, sementara yang lainnya tidak ada perubahan,” ungkap Amandeka.

Tugu Amanah Merupakan Simbol Berdirinya Kota Arga Makmur

Lebih lanjut dijelaskannya, Dirinya sangat menyayangkan jika tugu amanah itu dinamakan dengan tugu seksi. Sehingga setelah selesai perehaban tugu ini nanti, dirinya (Amendeka,Red) sangat berharap dilakukan sosialisasi atau diadakan acara dilokasi tugu amanah, sembari menyampaikan dengan masyarakat bahwa tugu ini bukan tugu seksi, melainkan tugu amanah sebuah simbol sejarah berdirinya kota Arga Makmur.

“Sekali lagi saya jelaskan, Dari dulu para tokoh pendiri tugu ini bersama tokoh pendiri tugu lainnya menamakan tugu ini adalah tugu amanah bukan tugu seksi,” tegas Amandeka.

Sementara itu kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkulu Utara, Heru Susanto,ST membenarkan apa yang telah disampaikan oleh Amandeka dan mengatakan, sesuai dengan perintah Bupati, Ir. Mian tahun ini jika tidak ada halangan maka tugu tersebut dengan menggunakan APBD segera dilakukan perehaban.

“Makanya, sebelum kita rehab kita minta saran dan masukan terlebih dahulu dari para tokoh pendiri tugu ini, Kalau tidak ada halangan rencananya habis lebaran kita kerjakan,” singkat Heru.(Ben)

Related posts

Sungguh Memprihatinkan, Ada Warga Lebong Terlantar Di Arga Makmur

Beni Irawan

ASN Bengkulu Utara Dipecat Berdasarkan Aturan Tak Berlaku Lagi

Beni Irawan

Bupati Kepahiang Lantik Ratusan Pejabat

Beni Irawan

Leave a Comment

2 × two =