Garuda Citizen – Dalam rangka melaksanakan pemetaan dan pemantauan penyelenggaraan pengelolaan sampah di setiap sekolah. Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) turun langsung ke Kabupaten Bengkulu Utara.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Kedatangan dari Tim KLH tersebut, sesuai dengan penugasan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendali Lingkungan Hidup dan sesuai dengan SK Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 1363 Tahun 2025 tentang Tim Pembinaan Atas Penghentian Pengelolaan Sampah Secara Sistem Pembuangan Terbuka (Open Dumping) pada Tempat Pemrosesan Akhir serta SK Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 1636 Tahun 2025 tentang Tim Analisis Kinerja Pengelolaan Sampah.

Tim KLH Didampingi Dinas LH Bengkulu Utara
Dari pantauan garudacitizen.com. Tim KLH dalam kegiatan ini didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara. Rombongan disambut hangat oleh para guru dan kepala sekolah masing-masing, yang turut mendampingi proses pemantauan di lapangan.
Tim dari KLH tersebut, kali ini turun yang ketiga kalinya ke Kabupaten Bengkulu Utara, yang sebelumnya turun pada bulan Juli dan Agustus 2025.
Turunnya Tim dari KLH kekabupaten Bengkulu Utara pada bulan Juli dan Agustus 2025 dengan tujuan melakukan pemetaan dan pemantauan penyelenggaraan pengelolaan sampah dalam rangka mendukung percepatan pencapaian target nasional sesuai dengan target RPJMN yaitu pengelolaan sampah 100% pada tahun 2029.
Tim KLH Dewanti Pratiwi dan Gita Oktaviani Fadhilah didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara, Parpen Siregar, S.TP, M.Si melakukan kunjungan observasi lapangan pada 16 area.
Tim KLH dan DLH Bengkulu Utara Tinjau Beberapa Titik Area

Area lapangan yang dilakukan peninjauan yaitu sekolah, perumahan/pemukiman, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, terminal, rumah sakit, puskesmas, perairan terbuka, tempat pemrosesan akhir sampah, pantai wisata, bank sampah induk, bank sampah unit, pusat daur ulang dan taman kota.
Dalam kesempatan ini, Kepala DLH Bengkulu Utara, Parpen Siregar menyatakan sangat mendukung penuh kegiatan ini. Karena permasalahan lingkungan hidup khususnya penyelenggaraan pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.AP dan Wakil Bupati Sumarno,S.Pd sampai dengan Tahun 2029.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Bengkulu Utara semakin termotivasi untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan,” kata Parpen.
Hal ini tercantum dalam salah satu program prioritas yaitu Pengelolaan Sampah yang efesien dan ramah lingkungan. Terkait pengelolaan sampah di sekolah didorong dengan melakukan pemilahan sampah, dimana sampah organik dilakukan pengolahan dengan komposter untuk dijadikan pupuk organik dan sampah anorganik yang masih bernilai dikelola melalui bank sampah.
Selain itu, sekolah juga diminta menerapkan Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sesuai dengan Surat Edaran Bupati Bengkulu Utara Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Program Unggulan Sekolah Hijau (Green School) Dan Gerakan Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah Menuju Sekolah Adiwiyata.
Kemudian DLH Bengkulu Utara, juga mendorong pengelolaan dan Pendidikan lingkungan hidup di berbagai tingkatan sekolah untuk mendorong edukasi lingkungan termasuk pengelolaan sampah.
Dari hasil kunjungan, berbagai inovasi pengelolaan sampah seperti, bank sampah sekolah, pembuatan ecoenzym di sekolah, pembuatan paving block dari pengolahan sampah dan pembuatan peralatan pembakaran sampah yang efesien di SMK Negeri 2 untuk dijadikan bata dan aneka produk lainnya.
Kegiatan ditutup dengan diskusi singkat antara tim pemantau dan para guru untuk menyampaikan hasil evaluasi dan tindak lanjut yang perlu dilakukan.
Tim dari KLH menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan semangat sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat. (BEN/ADV)
