Garuda Citizen – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.IP menyebut belum ada koordinasi dari pihak setdakab terkait peringantan hari jadi Ibu kota Kabupaten yang disampaikan oleh Aisten 1 dan Kabag Hukum pada tanggal 8 Oktober 2025.
“Perlu diketahui, sampai hari ini pihak setdakab belum ada koordinasi soal hari jadi pemindahan ibu kota kabupaten dengan saya,” ungkap Parmin, dengan awak media ini di ruang kerjanya, Rabu (24/9/2025).
DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, kata Parmin, akan melaksanakan rapat paripurna istimewa hari jadi pemindahan ibu kota kabupaten jika ada penyampaian dari Bupati dan aturan yang jelas terkait agenda tersebut.
“Kita akan melaksanakannya, sepanjang tidak menyalahi aturan yang telah ditentukan. Baik itu aturan Undang Undang, maupuan Inpres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara dan anggaran daerah,” tegas Parmin.
Sementara, Asisten I Pemkab Bengkulu Utara, Bari Oktari, disalah satu media telah menyampaikan, bahwa HUT Ibu Kota Kabupaten tetap akan dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober.
Selanjutnya, Asisten 1 juga menyampaikan rangkaian kegiatan. Dimana kegiatan HUT ibu kota Kabupaten tersebut, Kata Bari Oktari, pada pagi harinya diawali dengan upacara peringatan. Setelah itu, dilanjutkan dengan rapat paripurna istimewa di DPRD Bengkulu Utara.
Namun perlu juga kita ketahui, pada saat terbitnya Inpres nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah daerah ditugaskan untuk merasionalisasi semua kegiatan seremoni.
Inpres 1/2025: Prabowo Minta Kepala Daerah Batasi Seremoni
Adapun arahan Presiden RI Prabowo, dalam sidang di Istana Kepresidenan di Jakarta terkait Inpres nmor 1 tahun 2025 tersebut, menyampaikan fokus anggaran adalah untuk mendukung program swasembada pangan dan energi, serta terobosan teknologi.
“Saya tegaskan kembali bahwa hal-hal di luar itu, yang bersifat seremonial, upacara, ulang tahun ini, ulang tahun itu, hari ini, hari itu, tidak kita anggarkan,” kata Prabowo. (Dikutip dari Detik.com, Kamis 23 Januari 2025)
“Perayaan sejarah, perayaan ulang tahun, laksanakan sederhana di kantor, di ruangan, kalau perlu 15 orang, sisanya vicon (video conference),” tegas Prabowo.
Dengan demikian, sehingga untuk di daerah kabupaten Bengkulu Utara banyak kegiatan bersifat seremoni dihapus. Seperti, pameran diseluruh SKPD dihapus, Fasilitas Arga Makmur Expo di Dinas Perdagangan juga hapus.
Kemudian muncul lagi peringatan HUT Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Bengkulu Utara. Meskipun hanya upacara saja, namun hal tersebut dinilai sama dengan Seremoni lantaran bukan bagian dari memperingati hari hari besar nasional. (Ben)
