Daerah Featured

Rakor PMK, Sapi Yang Sakit di Bengkulu Utara Capai 749 Ekor

Kasus PMK di Kabupaten Bengkulu Utara Capai 43.231 Ekor

Bengkulu Utara, GC – Dari total populasi hewan ternak sapi yang disampaikan dalam rakor Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Untuk di Kabupaten Bengkulu Utara, hingga bulan Agustus 2022 jumlah populasi sapi mencapai 43.231 ekor. Dari jumlah tersebut, ada 749 ekor yang sakit, 1 ekor dipotong bersayarat, 13 ekor mati, 505 ekor yang sehat, sisa kasus 217 ekor.

Hal ini dikatakan oleh kepala Dinas  Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkulu Utara, Kuasa Barus, dengan media ini setelah usai melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Satgas Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara virtual dengan Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, Jum’at (26/8/2022).

“Untuk sementara ini kasus PMK di 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara, terkendali, Ujar Kuasa Barus.

Selain itu Kuasa Barus juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah membentuk Satuan tugas (Satgas) untuk menanggulangi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di daerah, sejak bulan Juli tahun 2022.

Untuk mencegah penularan, tambah Kuasa Barus, dinas TPHP terus melakukan pengobatan terhadap ternak yang terpapar. Selain itu juga dilakukan surveilans harian ke sentra-sentra ternak di setiap desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten setempat.

“kita sudah dua tahap melakukan Vaksinasi. Kemudian, pembentukan Satgas PMK di Kabupaten Bengkulu Utara sejak bulan Juli 2022 lalu. Vaksinasi tahap pertama 982 dan Tahap kedua tetap 982. Kemudian lagi, pada bulan Agustus dilakukan perluasan vaksinasi di kecamatan Batik Nau sebanyak 88 dosis,” demikian Kuasa Barus. (Ben)

Related posts

DPRD Gelar Pandangan Umum Fraksi 2 Raperda

Beni Irawan

Pjs Kades Peraduan Binjai Akui Lampu Jalan Tahun 2021 Belum Rampung

Beni Irawan

Kades Mengaku Tak Tahu soal Kejadian Oknum ASN Hamili Warganya

Beni Irawan

Leave a Comment

seventeen − fourteen =