Daerah Featured

Ketua Panitia : Begini Aturan Pencoblosan Pilkades Desa Peraduan Binjai

Ketua Panitia : Begini Aturan Pencoblosan Pilkades Desa Peraduan Binjai

Kepahiang, GC – Hari pencoblosan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, sudah tiba. Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dibuka pada hari Selasa pagi (14/12/2021) sejak pukul 07.00 WIB.

Menurut penjelasan ketua Panitia pemungutan suara Pilkades Desa Peraduan Binjai, Yas Bastari, dengan media ini mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemilih terkait waktu pencoblosan di TPS.

  1. Pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) diberi waktu hingga pukul 12.00 WIB siang.
  2. Kemudian, untuk pemilih yang tidak masuk dalam daftar DPT, dipersilahkan untuk menggunakan hak pilihnya setelah usai pencoblosan yang terdaftar dalam DPT.
  3. Saksi Bakal calon Kades, diperbolehkan oleh panitia hanya 1 Orang. Itupun pada saat pencoblosan, posisinya diluar lingkaran. Namun Diperbolehkan masuk apabila seorang calon kades lagi keluar makan atau dalam penghitungan suara.

“Untuk daftar sementara para pemilih yang tidak masuk dalam DPT saat ini sebanyak 60 orang. Namun jika masih ada tambahan pemilih nanti, kami akan tetap menunggu sampai habis batas waktu pemilihan,” ungkap Yas Bastari, Senin (13/12/2021) di Balai Desa Peraduan Binjai.

 Selain itu Yas Bastari Juga menjelaskan, terkait dengan para panitia yang bertugas dalam pelaksanaan Pilkades sudah ditetapkan sebanyak 17 orang.

Berikut Daftarnya :

  1. Ketua : Yas Bastari
  2. Wakil Ketua : Allazi
  3. Sekretaris : Guntur
  4. Bendahara : Muhtadin
  5. Meiji Tarmizi : Anggota
  6. Safran Kanedi : Anggota
  7. Deki Anggaran : Anggota
  8. Roka Pangabean : Anggota
  9. Toton Arisman : Anggota
  10. Rusli : Anggota
  11. Min Asri : Anggota
  12. Dede Resi Putri : Anggota
  13. Saidir : Anggota
  14. Saripudin : Anggota
  15. Tamrin : Anggota
  16. Pandi : Anggota
  17. Berlian Suryadi : Anggota

“Sebenarnya untuk petugas Pilkades yang diusulkan lebih dari 17 orang. Tapi karena pihak kecamatan setempat dan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang mengatakan terlalu banyak, sehingga terjadi pengurangan,” terang Yas Bastari.

Yas Bastari menambahkan, karena kondisi masih dalam situasi Pandemi covid-19. Sehingga untuk pelaksanaan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Nanti bagi warga yang ingin melakukan pencoblosan kita suruh untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah itu maka dari panitia akan memberikan Masker,” demikian Yas Bastari. (Ben)

Related posts

Akibat Tendangan Guru, Siswa MAN 01 Arma Patah Tulang Paha

Beni Irawan

DPRD BU Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Bupati Terpilih

Beni Irawan

Polemik Dualisme, Kopertis Ancam Tutup UNRAS Bengkulu Utara

Beni Irawan

Leave a Comment