Daerah Featured

Anggaran Bengkulu Utara Tahun 2021 Akan Dipangkas Sekitar Rp 48 M

Anggaran Bengkulu Utara Tahun 2021 Akan Direfocusing Sekitar Rp 48 M

Bengkulu Utara, GC – Demi penanggulangan corona virus desease 2019 atau Covid-19 di seluruh Indonesia. Lagi-lagi anggaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2021 akan direfocusing atau dipangkas sekitar Rp 48 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Sekda Dr. Haryadi,S.Pd,MM,M.Si selaku Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara, setelah usai memimpin rapat secara Virtual dengan pihak pemerintah pusat dalam agenda membahas kebijakan penanganan Covid-19 tahun 2021 di ruang rapat kantor Bappeda, Selasa (9/2/2021).

“Berdasarkan hasil Vicon kita dengan beberapa pejabat pemerintah pusat dengan 6 nara sumber tadi, memang disimpulkan akan ada refocusing diseluruh wilayah indonesia ini. Pertama DAU kita akan dipangkas langsung oleh pemerintah pusat sebesar 4 persen. Kemudian, pemerintah daerah juga diinstruksikan untuk dapat merefocusing APBD sebesar 4 persen. Jadi total semuanya sebesar 8 persen atau sekitar Rp 48 Miliar,” terag Haryadi.

Untuk jumlah anggaran hasil refocusing sebesar 8 persen atau sekitar Rp 48 Miliar itu, kata Haryadi, nantinya akan difokuskan untuk hanya penanganan covid-19 bidang kesehatan.

“Meskipun untuk bidang kesehatan, tapi anggaran hasil pemangkasan itu nanti tidak digunakan untuk pembelian Vaksin. Karena Vaksin kemungkinan ada anggarannya tersendiri dari pusat,” ungkap Haryadi.

Selain itu, rapat dengan pejabat pemerintah pusat secara virtual tersebut juga membahas dukungan terhadap pelaksanaan Mendagri No.31 Tahun 2021 pada tanggal 5 Februari 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan COVID-19 ditingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran COVID-19.

“Kemudian ada lagi amanat dari pemerintah pusat tadi itu yakni, untuk ADD dan DD di setiap desa, agar direfocusing oleh pemerintah desa itu sendiri,” tutup Haryadi.

Dari pantauan media ini, Selain Haryadi selaku Sekretaris Covid-19. Turut hadir juga Kepala Bappeda Ir Soeharto Handayani, Kepala BPKAD, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Kadis PMD Dan Kabag Pemerintahan. (Ben)

Related posts

Komisi 2 Meminta OPD Agar Lebih Kooperatif Bahas RAPBD 2023

Beni Irawan

Juhaili Pimpin Paripurna Internal Penyampaian 2 Raperda Inisiatif

Beni Irawan

Pemkab Bengkulu Utara Bimtek Penyusunan LKPD Berbasis Akrual

Beni Irawan

1 comment

Leave a Comment

four × four =