Daerah Featured

GTKHNK 35+ Bengkulu Utara Minta Dukungan Dewan

GTKHNK 35+ Bengkulu Utara Minta Dukungan Dewan

Bengkulu Utara, GC – Beberapa orang Pengurus Persatuan GTKHNK 35+ (Guru Tenaga Kependidikan Honor Non Kategori 35+) mendatangi gedung DPRD Bengkulu Utara, Senin (27/01/2020).

Kedatangan mereka yang terdiri dari guru honorer beberapa kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara ke Komisi 1 tersebut, untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak DPRD Bengkulu Utara, terkait terbitnya Keppres 17 Tahun 2019 yang melonggarkan usia para honorer yang sudah 35 tahun keatas untuk diangkat menjadi PNS.

“Kedatangan kami kesini adalah untuk meminta dukungan dan doa dari anggota DPRD atas perjuangan kami yang ingin dilantik menjadi PNS. Karena saat ini umur kami sudah berada di usia 35 tahun keatas dan telah puluhan tahun mengabdi menjadi guru,” ungkap Nurhija Mahyudin, selaku ketua GTKHNK 35 + Kabupaten Bengkulu Utara, sebelum memasuki ruang komisi I di gedung Dewan.

Kemudian, ketua GTKHNK 35 + Kabupaten Bengkulu Utara juga mengatakan, Selain menindak lanjuti surat dari provinsi Bengkulu dan mendukung gerakan Rakornas tanggal 20 Februari 2020 mendatang. Pihaknya juga berharap agar kesejahteraan guru-guru honorer juga diperhatikan dari segi penghasilannya. Kami mengharapkan agar guru honorer juga diberikan insentif dan penghasilan yang lebih baik lagi, begitu pun tenaga pendidik lain seperti TU.

“Kalau berdasarkan hasil data sementara, tenaga honorer dari PAUD hingga SMP yang usianya sudah 35 tahun ke atas, mencapai 200 lebih,” kata Nurhija Mahyudin.

Rombongan Guru Honorer Disambut Baik Komisi 1

Ketua Komisi I Febri Yurdiman, dan anggota Komisi I lainnya menyambut baik rombongan guru honorer. Febri mengatakan, apapun keluhan dan aspirasi yang ingin disampaikan oleh guru-guru tersebut bisa langsung disampaikan agar dapat dicarikan solusi terbaik.

“Apapun bentuk persoalannya, selagi tidak melanggar aturan, silahkan menyampaikan keluhannya,” ujar Febri.

Senada apa yang dikatakan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, bagian komisi I, Tomi Sitompul. Dalam hal ini, kata Tomi Sitompul, pihaknya tentu sangat mendukung para guru honorer untuk mendapatkan haknya.

“Dalam hal ini kami dewan mengapresiasikan usaha keras dari guru-guru honorer yang ingin memperjuangkan nasibnya. Berbicara mengenai dukungan, kami dari komisi I siap memberikan dukungan politis maupun moral,”tutupnya. (BEN)

Related posts

Sepertinya Mian Enggan Berikan Sanksi Kades Jadi Saksi Parpol

Beni Irawan

Kadis Koperasi BU Bantah Soal Gagalnya Pembangunan Pasar

Beni Irawan

Bupati Bengkulu Utara Membuka TMMD REG Ke-102

Beni Irawan

Leave a Comment