Daerah

Akibat Hama Tikus, Petani Jagung Bengkulu Utara Merugi

Bengkulu Utara,(GC) – Angan-angan petani jagung di Kabupaten Bengkulu Utara untuk mendapat hasil panen yang melimpah pada tahun 2018 ini  terancam sirna akibat diserang oleh hama tikus.

Keluhan ini disampaikan salah seorang petani jagung di desa kemumu, Surya, kamis (22/3/2018) yang sedang berdilaog dengan Bupati Bengkulu Utara, Ir.Mian pada saat acara pembagian hand traktor di lokasi persawahan kemumu.

“Untuk petani yang menanam jagung kali ini hancur, karena hampir sebagian besar tanaman jagung sudah habis dimakan tikus,” kata Surya.

Surya juga menjelaskan, hama tikus tersebut sudah menyerang sejak jagung baru ditanam. Akibatnya, pertumbuhannya tidak merata. Sementara dari dinas yang terkait terkesan kurang memperhatikan atau memberikan obat-obatan atau sejenis arahan bagai mana cara mengatasinya ketika para petani dilanda oleh musibah ini. Kondisi inilah yang akhirnya membuat petani menyerah dan tidak ingin melanjutkan menanam jagung kembali.

“Tahun ini sebaiknya kami beralih menanam padi saja, karena selain rugi akibat diserang oleh hama tikus, harga gabah jagung saat ini juga sangat murah,” ungkap Surya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara dalam hal ini menyampaikan, pihak Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian,peternakan dan holtikultura berjanji akan terus mengupayakan langkah lain untuk mengatasi hal ini. Kemudian untuk pasaran harga jagung, pihak pemerintah daerah juga akan terus berupaya menyampaikan dengan pemerintah pusat agar mencari solusi untuk menaikkan harga gabah jagung para petani.

“Kami terus akan melakukan upaya lain untuk membasmi serangan hama tikus ini, selain itu saya juga berharap dengan petani untuk tidak menjual gabah dengan tongkolnya, sebab hal itu akan menguntungkan bagi para tengkulak,” tutup Bupati.(Ben)

Related posts

Dituding KKN Kelola Anggaran PDAM, Ujang Zakaria,SH “No Comment”

Beni Irawan

Wow…Ternyata PDAM Tirta Ratu Samban Belum Mengantongi DPLH

Beni Irawan

1 Keluarga di Desa Karang Suci Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Beni Irawan

Leave a Comment

9 + 3 =