Daerah

Gas 3 Kg Daerah Bengkulu Utara Langka,Harga Pun Melambung Tinggi

Garudacitizen.com-keberadaan Liguified Petroleum Gas (LPG) 3 kg di beberapa titik pengecer daerah kabupaten Bengkulu Utara mengalami kelangkaan. Hal tersebut membuat harga pangkalan tidak lagi sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah di tentukan oleh pemerintah.

Seperti salah seorang pengecer di desa kemumu yang tidak mau disebut namanya, kamis (29/9/2016),mengatakan, warga kelurahan kemumu saat ini sangat mengeluh atas kelangkaan Gas LPG 3kg tersebut. Sehingga harga penjualan terpaksa di naikkan, dari Rp 20.000 hingga saat ini menjadi Rp.22.000 per satu tabung gas LPG 3kg.

“Saat ini Gas LPG 3kg sedang langka, makanya harga penjualannya terpaksa kami naikkan,” Ungkap salah seorang pengecer.

Selain itu, Dia juga mengatakan, menaikkan harga penjualan eceran gas LPG 3 kg tersebut, dikarenakan harga pembelian di pangkalan sudah melambung tinggi. Dari 18.000 per satu tabung gas LPG 3kg, saat ini menjadi Rp.20.000.

“Sebelum langka kami membeli gas LPG 3kg di pangkalan wanda seharga Rp 18.000, namun saat ini kami membelinya Rp.20.000 per satu tabung gas LPG 3 kg, itupun barangnya hanya sedikit, mas,” katanya.

Berdasarkan pantauan garudacitizen.com di beberapa titik pengecer di daerah kecamatan kota Arga Makmur, terlihat hal yang sama dengan pengecer gas LPG di daerah kelurahan kemumu. Dimana harga penjualan gas LPG 3 kg di eceran kecamatan kota arga makmur saat ini berpariasi. Ada yang menjual Rp.22.000 bahkan ada juga yang menjual dengan harga Rp.27.000 per satu tabung gas LPG 3 kg.

Saat garudacitizen.com mengkonfirmasikan berapa standar harga HET penjualan dari pemerintah pada kepala dinas perindustrian dan perdagangan (DISPRINDAG) Kabupaten Bengkulu Utara, siti Qoriah, melalui pia handpone nya mengatakan, dirinya baru pulang dari perjalanan dinas luar kota, sehingga untuk saat ini dirinya belum mengetahui berapa standar HET dari pemerintah.

“Saya baru pulang, jadi saat ini saya tidak hapal berapa standar HET penjualan dari pemerintah, kalau mau pasti besok aja datang ke kantor,” Demikian Kadis Prindag.(BEN)

 

Related posts

Bupati Terkesan Abaikan Rekomendasi KASN Soal Sanksi PNS

Beni Irawan

Hingga Kini Proyek Jalan Air Sabai-Air Pandan Rp 6,3 Miliar Tak Tuntas

Beni Irawan

Rumdin Waka II DPRD BU Masih Kosong Lantaran Belum Serah Terima

Beni Irawan

Leave a Comment